0 of 10 Questions completed
Questions:
You have already completed the quiz before. Hence you can not start it again.
Quiz is loading…
You must sign in or sign up to start the quiz.
You must first complete the following:
Your time:
Time has elapsed
You have reached 0 of 0 point(s), (0)
Earned Point(s): 0 of 0, (0)
0 Essay(s) Pending (Possible Point(s): 0)
Lebih luas Hatta menjelaskan bahwa pengamalan seseorang terhadap sila kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mesti dilihat sebagai bentuk….
Negara Indonesia didirikan atas landasan moral luhur, yaitu berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebagai konsekuensinya, negara menjamin warga negara dan penduduknya untuk….
Indonesia bukanlah negara agama, bukan pula negara sekuler. Indonesia adalah negara yang berketuhanan, dimana nilai-nilai ketuhanan menjiwai atau menjadi roh bagi….
Sila kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab” mengandung pengertian adanya kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan pada….
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
Pernyataan di atas yang merupakan arti penting ideologi bagi suatu bangsa ditunjukkan oleh nomor….
Di bawah ini contoh nyata implementasi nilai-nilai ideologi suatu negara yang didasarkan pada konsep kebebasan pribadi dan hak asasi manusia secara mendasar, kecuali….
Alasan yang paling tepat mengapa Indonesia memilih Pancasila dan tidak menjadikan ideologi seperti liberalisme sebagai dasar negara, kecuali….
Pancasila sebagai ideologi negara perlu dipertahankan dan terus dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan arah dan tujuan yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku bangsa Indonesia, jika tidak diwujudkan atau diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh bangsa Indonesia, maka…
Dalam Pancasila Dasar Negara: Kursus Presiden Soekarno tentang Pancasila (2013), Sukarno menegaskan bahwa Pancasila adalah meja statis dan leitstar dinamis. Kata “leitstar” berasal dari kata berbahasa Jerman “leitstern” yang berarti “bintang penuntun”. Sebagai meja statis, Pancasila dapat dikatakan sebagai….
Dalam konteks sebagai leitstar yang dinamis, Pancasila bukanlah dasar yang diam mematung, tetapi juga mampu….
